Showing posts with label tipe cowok. Show all posts
Showing posts with label tipe cowok. Show all posts

Wednesday, 30 January 2013

(lagi-lagi) Tipe Cowok

Posting kali ini aku tulis bedasarkan pengalamanku yang baru saja terjadi, tepatnya sore ini pk. 16.00 WIB. Saat itu aku lagi di perpustakaan sekolah, niat awalnya sih mau kerja kelompok, tapi nggak jadi karena berbagai alasan yang nggak peting dan penting (nah). Akhirnya aku di perpustakaan sama beberapa temenku yang secara tidak langsung terpaksa untuk nemenin aku karena mereka sendiri juga belum dijemput. Ada yang memang nunggu jemputan, ada yang nunggu kakaknya, ada yang gak bisa pulang karena gak bawa payung (FYI, sampai posting ini ditulis hujan masih turun dengan cukup deras). Kasihan sekali. Memang. Jadilah kita berempat ngobrol-ngobrol, nggosip di perpus, sama sekalian numpang wifi buat download video (hahaha). Saat jam 4 tiba, dua temenku udah pulang duluan, tapi nambah satu lagi yang baru selesai ekstra, berarti sekarang ada berapa orang? Yak, benar sekali, 3 orang! (plokplokplok)
Cerita dimulai, saat aku dan temenku, sebut saja AP, nonton video-nya orang ganteng. Seperti yang kalian tahu, sekarang lagi demam K-Pop, aku juga ketularan, temen-temenku juga banyak yang kena. So, harusnya kalian sudah bisa menyimpulkan. Kita sedang nonton MV (music video) sebuah  boyband Korea. Tiba-tiba temenku yang baru dateng ini, anggap aja dia FM, nyeletuk "Eh, si EH itu ganteng banget ya! Unyu! Keren juga." Spontan aku sama AP langsung noleh kaget, secara EH itu termasuk salah satu personil yang nggak terlalu ganteng di boyband itu menurut banyak orang. "Serius? Gantengan si DH lah!" kami berdua menjawab kompak. Tapi, dia tetep ngotot kalo si EH itu paling unyu, paling keren, paling ganteng. Seperti yang bisa ditebak (atau mungkin tidak) kita beradu argumen soal siapa yang paling ganteng. Habisnya si FM bilang kalo DH itu paling jelek, tentu aku sama si AP gak terima dong. Aku sama AP mati-matian membuka mata batinnya supaya dia bisa sadar kalo DH itu emang ganteng. Bukannya aku rasis ato apapun, tapi emang kenyataannya gitu, banyak yang ngomong gitu. Akhirnya, si FM, entah karena capek dipaksa ato emang mata batinnya udah kebuka, dia bilang, "Ya emang si DH ganteng sih. Tapi kalo dilihat dari samping, ato 3/4-nya. Tapi tetep gantengan EH lah." Semacam memuji gak ikhlas gitu. Tak apalah, aku sudah cukup puas.
Karena kejadian di atas, tiba-tiba dalam pikiranku muncul suatu kesimpulan, ternyata si FM ini selera cowoknya unik banget. Kesimpulan kedua, memang ganteng itu relatif. Kalian tentu sering denger perkataan itu, "Cantik sama ganteng itu relatif." Tapi ada juga yang bilang "Cantik sama ganteng itu relatif. Tapi kalo jelek itu mutlak." Memang jleb sih, tapi jujur aja, aku cukup setuju sama kedua statement itu sampai kejadian hari ini muncul. Aku sama sekali gak nyangka kalo ternyata si FM itu suka banget sama EH yang menurut banyak orang tidak terlalu ganteng. Memang keren sih, tapi tetep aja gak ganteng. Herannya dia bisa bela-belain si EH sampai segitunya. Sementara DH yang begitu ganteng, dianggapnya buruk rupa.
Manusia memang aneh tapi nyata. Atau yang lebih tepat, Tuhan memang adil. Coba kalau selera orang semuanya sama, pasti orang-orang jelek gak bakal laku dong, mereka bakal jomblo seumur hidup dong. Kan kasian. Yang butuh kasih sayang kan bukan cuma orang-orang cantik dan ganteng kayak model atau artis. Sekarang aku juga tahu kenapa kok ada orang yang mau pacaran sama orang yang menurutku jelek, itu karena selera berbeda, karena Tuhan itu maha adil. Sampai terkadang aku juga bingung, biasanya cowok yang ganteng banget ato cewek yang ganteng banget, pasangannya adalah cowok ato cewek yang biasa-biasa aja ato bahkan tidak terlalu cantik/ganteng. Yah, itu semua karena selera, lagi-lagi karena Tuhan yang maha baik. Untung aja (ato mungkin emang berkatku), selera cowokku masih normal. Paling nggak, cowok yang aku bilang ganteng itu menurut kebanyakan orang juga ganteng. Semoga di masa depan aku juga bisa dapet cowok yang sesuai selera :p Buat kalian juga, semoga bisa berbahagia bersama cowok pilihan kalian ;) Jangan karena posting ini terus tiba-tiba kalian mengganti selera lho. Itu semua anugerah Tuhan, harus disyukuri. Good luck with your type of boys/girls! :D

Wednesday, 23 January 2013

Type of Guys You Shouldn't Date

Berhubung sekarang sudah tahun baru, maka hal-hal yang dibahas dalam blog ini juga ada yang baru. Salah satunya adalah informasi tentang masalah seperti ini. Bukannya aku lagi galau masalah cowok, cuma pingin aja share tipe-tipe cowok yang seharusnya kalian hindari (khusus bagi yang merasa cewek). Kenapa tiba-tiba aku baik banget sampe nulis posting ini? Alesannya, aku pingin aja para cewek-cewek di dunia ini, terutama yang masih SMA seperti aku tahu cowok yang mengerikan itu seperti apa. Aku sering denger cewek yang di-PHP-in sama cowok, diduain, ato disakitin. Kasian aja kan kalau hal itu terulang terus. Makanya, ini adalah salah satu prevention supaya kalian nggak terjebak lagi sama cowok yang salah!

WARNING! POSTING INI KHUSUS UNTUK PARA CEWEK! BAGI COWOK YANG MEMBACA, MOHON JANGAN TERSINGGUNG!

Berikut ini adalah tipe cowok yang seringkali membuat para cewek patah hati :

  • KASAR. Suka menggunakan kontak fisik untuk mengatasi masalah. Mungkin itu terlihat jantan. Dia tampak jagoan dan tidak terkalahkan. Tetapi, pernahkah berpikir bahwa saat menghadapi masalah dalam hubungan nanti dia mungkin melakukan kekerasan fisik terhadap kita. Membayangkannya saja sudah seram. Apalagi kalau dia bertindak kasar terhadap ibunya atau saudara perempuannya. Jauhi SECEPATNYA!
  • MISTERIUS. Pria misterius memang sering membuat ketertarikan kita semakin besar kepadanya. Tapi, tipe seperti itu "berbahaya". Sebab, mereka selalu menyembunyikan kepribadian asli. Sebagian besar kalian baru mengetahui fakta tersembunyi tentang dia setidaknya enam bulan setelah hubungan berjalan. Sebelum memulai hubungan, cari informasi dari teman dekatnya.
  • RAGU-RAGU. Perempuan butuh pria sebagai partner yang bisa saling mengisi. Dalam banyak hal kita ingin pria mengambil keputusan, tentunya dengan persetujuan kita. Nah, kalau dia justru selalu ragu-ragu ketika bertindak dan menyerahkan semua keputusan pada kita, memangnya kita sedang jalan dengan adik laki-laki yang masih remaja dan LABIL?
  • MENDOMINASI. Berkebalikan dengan tipe sebelumnya, dia ingin menguasai kamu. Menghubungi kalian tiap hari, terus tanya di mana, sedang apa, sama siapa. Tidak suka dibantah. Kamu dipaksa untuk berpakaian dengan cara yang dia suka. Terkadang perempuan rela mengalah. Tapi, apakah kamu mau terus jadi 'boneka'-nya? Apalagi kalau dia menjauhkan kamu dari teman-teman atau -lebih buruk lagi- KELUARGAMU SENDIRI!
  • INSECURE. Cowok ini berulang-ulang menyatakan betapa berartinya kamu dalam hidupnya. Memang so sweet sih, tapi kalau tindakan itu diikuti dengan gejala over protektif? Dia tidak membiarkan kamu kembali ke kehidupan normal karena takut kehilangan kamu tiap kali kamu ketemu temen baru. NO WAY!
  • KING OF DRAMA. Dia suka membesar-besarkan segalanya. Dia juga cenderung menyalahkan kamu ketika ada sesuatu yang tidak beres. Tiap ada masalah, bukannya cari solusi, tapi malah sibuk membesar-besarkan penyebab terjadinya masalah itu. Please deh, cowok kok lebay.
  • CLUELESS. Terlalu menikmati hidup dan tidak punya tujuan yang jelas untuk masa depan. Menjalin hubungan dengan cowok tipe ini membuat masa depan kita tidak pasti. Bahkan, meski dia lahir dari orang tua yang kaya, tidak menjadi jaminan. Kecuali, kamu mau membimbingnya dan yakin bahwa karakternya bisa berubah. Kalau kamu emang bakat jadi guru ya nggak masalah sih. Kalau nggak? Bye bye aja deh.
Itu tadi tipe-tipe cowok yang sebaiknya kalian hindari. Tapi, kalau kalian udah terlanjur cinta mati dan dia juga kelihatannya cinta banget sama kamu, dan yang paling penting kamu ngerasa kalau dia itu worth it, then fight for him! Emang bakal susah, tapi kalau dengan kekuatan cinta, apa yang mustahil? (cie). Bagi para cowok, perhatikan baik-baik, berusahalah menjadi cowok yang tidak masuk dalam 'BLACK LIST'. Good luck for your love life! ;)

sumber : www.jawapos.com